CLOUD COMPUTING

- Pengertian Cloud Computing
Cloud Computing adalah gabungan
pemanfaatan teknologi komputer (komputasi)
dan pengembangan berbasis internet (awan). Awan (cloud) adalah
metafora dari internet sebagaimana
awan yang sering digambarkan di diagram jaringan computer dan abstraksi dari infrastruktur kompleks yang
disembunyikannya. Jadi, Cloud Computing
adalah suatu metoda komputasi di mana kapabilitas terkait teknologi informasi disajikan sebagai suatu
layanan, sehingga pengguna dapat mengaksesnya lewat internet (di dalam awan) tanpa
mengetahui apa yang ada didalamnya. Menurut IEEE Internet Computing, Cloud Computing adalah suatu paradigma di mana
informasi secara permanen tersimpan di server di internet dan
tersimpan secara sementara di komputer pengguna (client) termasuk desktop,
komputer atau tablet,
notebook, komputer tembok, handheld, sensor-sensor, monitor dan lain-lain
- Karakteristik Cloud Computing
1.
On-Demand Self-Services (swalayan)
Sebuah layanan cloud
computing harus dapat dimanfaatkan oleh pengguna melalui mekanisme swalayan dan
langsung tersedia pada saat dibutuhkan. Campur tangan penyedia layanan adalah
sangat minim. Jadi, apabila kita saat ini membutuhkan layanan aplikasi CRM
(Customer Relationship Management), maka kita harus dapat mendaftar secara
swalayan dan layanan tersebut langsung tersedia saat itu juga.
2.
Broad Network Access (akses pita lebar)
Sebuah layanan cloud
computing harus dapat diakses dari mana saja, kapan saja, dengan alat apa pun,
asalkan kita terhubung ke jaringan layanan. Dalam contoh layanan aplikasi CRM
di atas, selama kita terhubung ke jaringan Internet, saya harus dapat mengakses
layanan tersebut, baik itu melalui laptop, desktop, warnet, handphone, tablet,
dan perangkat lain.
3.
Resource Pooling (sumber daya terkelompok)
Sebuah layanan cloud computing harus tersedia secara
terpusat dan dapat membagi sumber daya secara efisien. Karena cloud computing
digunakan bersama-sama oleh berbagai pelanggan, penyedia layanan harus dapat
membagi beban secara efisien ,sehingga sistem dapat dimanfaatkan secara
maksimal.
4.
Rapid Elasticity (elastis)
Sebuah layanan cloud computing harus dapat menaikkan (atau menurunkan) kapasitas sesuai kebutuhan. Misalnya, apabila pegawai di kantor bertambah, maka kita harus dapat menambah user untuk aplikasi CRM tersebut dengan mudah. Begitu juga jika pegawai berkurang. Atau, apabila kita menempatkan sebuah website berita dalam jaringan cloud computing, maka apabila terjadi peningkatkan traffic karena ada berita penting, maka kapasitas harus dapat dinaikkan dengan cepat.
Sebuah layanan cloud computing harus dapat menaikkan (atau menurunkan) kapasitas sesuai kebutuhan. Misalnya, apabila pegawai di kantor bertambah, maka kita harus dapat menambah user untuk aplikasi CRM tersebut dengan mudah. Begitu juga jika pegawai berkurang. Atau, apabila kita menempatkan sebuah website berita dalam jaringan cloud computing, maka apabila terjadi peningkatkan traffic karena ada berita penting, maka kapasitas harus dapat dinaikkan dengan cepat.
5.
Measured Service (layanan yang terukur)
Sebuah layanan cloud computing harus disediakan secara
terukur, karena nantinya akan digunakan dalam proses pembayaran. Harap diingat
bahwa layanan cloud computing dibayar sesuai penggunaan, sehingga harus terukur
dengan baik.
- Layanan Cloud Computing

1. Infrastructure as a Service (IaaS)
Infrastructure as a
Service adalah layanan komputasi awan yang menyediakan infrastruktur IT berupa
CPU, RAM, storage, bandwith dan konfigurasi lain. Komponen-komponen tersebut
digunakan untuk membangun komputer virtual. Komputer virtual dapat diinstal
sistem operasi dan aplikasi sesuai kebutuhan. Keuntungan layanan IaaS ini
adalah tidak perlu membeli komputer fisik sehingga lebih menghemat biaya.
Konfigurasi komputer virtual juga bisa diubah sesuai kebutuhan. Misalkan saat
storage hampir penuh, storage bisa ditambah dengan segera. Perusahaan yang
menyediakan IaaS adalah Amazon EC2, TelkomCloud dan BizNetCloud.
2.
Platform as a Service (PaaS)
Platform as a Service adalah
layanan yang menyediakan computing platform. Biasanya sudah terdapat sistem
operasi, database, web server dan framework aplikasi agar dapat menjalankan
aplikasi yang telah dibuat. Perusahaan yang menyediakan layanan tersebutlah
yang bertanggung jawab dalam pemeliharaan computing platform ini. Keuntungan
layanan PaaS ini bagi pengembang adalah mereka bisa fokus pada aplikasi yang
mereka buat tanpa memikirkan tentang pemeliharaan dari computing platform.
Contoh penyedia layanan PaaS adalah Amazon Web Service dan Windows Azure.
3.
Software as a Service (SaaS)
Software as a Service
adalah layanan komputasi awan dimana kita bisa langsung menggunakan aplikasi
yang telah disediakan. Penyedia layanan mengelola infrastruktur dan platform
yang menjalankan aplikasi tersebut. Contoh layanan aplikasi email yaitu gmail,
yahoo dan outlook sedangkan contoh aplikasi media sosial adalah twitter,
facebook dan google+. Keuntungan dari layanan ini adalah pengguna tidak perlu
membeli lisensi untuk mengakses aplikasi tersebut. Pengguna hanya membutuhkan
perangkat klien komputasi awan yang terhubung ke internet. Ada juga aplikasi
yang mengharuskan pengguna untuk berlangganan agar bisa mengakses aplikasi
yaitu Office 365 dan Adobe Creative Cloud.
- Macam-Macam Cloud Computing

1. Public Cloud
Public
cloud adalah penerapan cloud computing untuk umum (publik). Public cloud
disediakan oleh perusahaan-perusahaan penyedia layanan untuk semua pelanggan
diseluruh dunia, jadi tidak terbatas untuk wilayah tertentu saja. Siapapun di
seluruh dunia dapat memanfaatkan layanan ini. Perusahaan penyedia layanan
memiliki pusat data (data center) raksasa yang tersebar diseluruh dunia. Semua
pengguna dari seluruh dunia berbagi-pakai (sharing) sumber daya komputasi yang
terdapat diseluruh pusat data ini. Adalah menjadi tanggung jawab penyedia
layanan untuk menjamin seluruh pusat data akan selalu hidup 24 jam sehari, 7
hari seminggu, dan 365 hari setahun. Pengguna cukup menggunakan layanan dan
melakukan pembayaran sesuai pemakaian. Apa kelebihan public cloud? kelebihan
utamanya adalah pengguna tidak perlu melakukan investasi apapun untuk
memanfaatkan cloud computing, selain koneksi ke internet. Pengguna cukup
menghubungi jasa penyedia layanan dan meminta jenis layanan yang mereka
butuhkan.
2. Private Cloud
Bertolak
belakang dengan public cloud yang digunakan untuk umum, private cloud digunakan
secara pribadi (private) oleh perusahaan atau pengguna tertentu. Private cloud
diterapkan dengan menggunakan teknologi yang sama dengan public cloud, sehingga
memiliki semua karakteristik cloud computing. Perbedaanya, private cloud
dipasang pada pusat data milik perusahaan sendiri. Hal ini memungkinkan sebuah
perusahaan memanfaatkan semua fasilitas cloud computing dilingkungan komputasi
milik perusahaan tersebut. Selain pusat data milik sendiri, model private cloud
juga dapat diterapkan dengan memanfaatkan pusat data milik perusahaan lain.
Misalnya, dengan memanfaatkan layanan cloud computing yang disediakan oleh
pihak ketiga. Apa kelebihan private cloud? Lokasi. Ada perusahaan atau
organisasi yang terkait dengan aturan mengenai lokasi data mereka.
3.
Hybrid Cloud
Melihat
kelebihan public cloud dan private cloud tersebut, timbul pertanyaan mana yang
terbaik? dan apakah pengguna memang harus memilih keduanya? mengapa tidak menggabungkan
kelebihan masing-masing? Ada pilihan ketiga, hybrid cloud. Hybrid cloud adalah
penggabungan pemanfaatan public cloud dan private cloud oleh pengguna. Sebagai
contoh, sebuah perusahaan dapat menempatkan email mereka di public cloud
sekaligus di private cloud. Untuk karyawan yang sehari-hari selalu berada
dilingkungan kantor, email mereka dapat ditempatkan pada private cloud.
Sementara email di public cloud dapat digunakan oleh karyawan yang sering
berada diluar kantor sehingga lebih mudah diakses.
Melihat
ketiga pilihan tersebut, calon pengguna akan kesulitan menentukan pilihan yang
terbaik. Keputusan yang tidak tepat dapat merugikan pengguna baik dari sisi
keuangan maupun waktu, mengingat pemanfaatan cloud computing membutuhkan waktu
dan biaya. Oleh karena itu, calon pengguna harus menciptakan strategi dan
melakukan perencanaan cloud computing yang mendalam dan berjagka panjang.
- Cara Kerja Cloud Computing
Dengan
Cloud Computing, komputer
lokal tidak lagi harus menjalankan pekerjaan komputasi
berat untuk menjalankan aplikasi yang dibutuhkan, tidak perlu menginstal sebuah
paket perangkat lunak untuk setiap komputer. Kita hanya melakukan installasi operating system
pada satu aplikasi. Ketika
pengguna mengakses awan (internet) untuk sebuah website populer, banyak hal
yang bisa terjadi. Pengguna internet protokol (IP) misalnya dapat digunakan
untuk menetapkan dimana pengguna berada (geolocation). Domain Name System (DNS) jasa kemudian dapat
mengarahkan pengguna ke sebuah cluster server yang dekat dengan pengguna
sehingga situs bisa diakses dengan cepat dan dalam bahasa lokal mereka.
Pengguna tidak login ke server, tetapi mereka login ke layanan mereka
menggunakan id sesi atau cookie yang telah didapatkan yang disimpan dalam browser
mereka. . Apa yang user lihat pada browser biasanya
datang dari web server. Webservers menjalankan perangkat lunak dan menyajikan pengguna
dengan cara interface yang digunakan untuk mengumpulkan perintah atau instruksi dari pengguna (klik,
mengetik, upload dan lain-lain) Perintah-perintah ini kemudian
diinterpretasikan oleh webservers atau diproses oleh server aplikasi. Informasi kemudian disimpan pada atau diambil
dari database server atau file server dan pengguna kemudian disajikan dengan
halaman yang telah diperbarui. Data di beberapa server disinkronisasikan di
seluruh dunia untuk akses global cepat dan juga untuk mencegah kehilangan data.
- Implementasi
Cloud Computing
Ada tiga
poin utama yang diperlukan dalam implementasi cloud computing, yaitu :
1. Computer front
end
Biasanya merupakan computer desktop biasa.
Biasanya merupakan computer desktop biasa.
2. Computer back
end
Computer back end dalam skala besar biasanya berupa server computer yang dilengkapi dengan data center dalam rak-rak besar. Pada umumnya computer back end harus mempunyai kinerja yang tinggi, karena harus melayani mungkin hinggga ribuan permintaan data.
Computer back end dalam skala besar biasanya berupa server computer yang dilengkapi dengan data center dalam rak-rak besar. Pada umumnya computer back end harus mempunyai kinerja yang tinggi, karena harus melayani mungkin hinggga ribuan permintaan data.
3. Penghubung
antara keduanya
Penghubung
keduanya bisa berupa jaringan LAN atau internet.
- Implementasi Cloud Computing dalam
pemerintahan (E-Goverment)
Cloud
Computing dalam pemerintahan (E-Goverment) dapat mendongkrak kinerja khususnya
dalam bidang pemerintahan. E-Goverment dapat membantu para staff di bidang
pemerintahan untuk memberikan pelayanan yang lebih baik ke masyarakat.
Pemerintah dalam negara Indonesia telah menggunakan cloud computing. Contoh pertama
yaitu sebagai penyediaan sumber informasi. Badan Pengkajian Dan Penerapan
Teknologi (BPPT) telah menyediakan layanan Cloud Computing sebagai layanan jasa
alih daya pengelolaan TIK untuk instansi pemerintah. Layanan ini bertujuan
untuk dapat mewujudkan percepatan egoverment,
karena memungkinkan pengguna pemerintah berkonsentrasi dalam memberikan layanan
dan tidak dipusingkan dengan konfigurasi maupun pemeliharan perangkat teknologi
informasi.
- Masalah yang Dihadapi
Dunia
komputasi awan merupakan dunia baru karena tidak semua orang mengetahui
teknologi baru tersebut. Karena masih baru tersebut muncul beberapa masalah
dalam pengenalannya ke dunia luar. Contohnya komputasi awan merupakan sarana
penyimpanan data melalui jaringan internet maka internet wajib bagi pemakai
komputasi awan apabila terjadi masalah dalam internet maka akan menyebabkan
komputer tersebut menjadi lambat karena proses yang terlalu lama. Masalah lain
adalah jika suatu perusahaan menggunakan komputasi awan dalam penyimpanan
datanya maka akan sangat tergantung pada vendor (penyedia layanan komputasi
awan) karena perusahaan tersebut tidak mempunyai server langsung dalam
komputasi awan dan juga apabila vendor mempunyai layanan backup yang buruk atau
server pada vendor rusak akan menyebabka kerugian besar pada perusahaan
tersebut karena semua data yang tersimpan pada vendor akan mengalami masalah.
Jika ingin menggunakan komputasi awan juga harus tersedia bandwidth yang besar
karena data yang keluar masuk dalam sebuah akun tidak sedikit, maka dari itu
dibutuhkan bandwidth yang berukuran besar agar mampu menampung data yang
ditransfer. Masalah keamanan dan privasi menjadi masalah baru karena jika kita
sudah meletakkan suatu data dalam internet maka itu bisa dilihat oleh
masyarakat luas apabila data tersebut sangat rahasia maka bisa menyebabkan
kefatalan dalam mengelola sesuatu. Selain itu belum banyak dukungan dari
berbagai pihak karena beberapa masalah dalam komputasi awan. Beberapa masalah
yang timbul disebabkan karena masih barunya teknologi komputasi awan dalam
penyimpanan sebuah data dalam internet. Masalah lain yang dapat timbul selain
diatas adalah dengan banyak para peretas yang muncul dari berbagai dunia dalam
meretas internet membuat vendor harus berhati-hati dalam mengelola sumber daya
yang dipakai dalam komputasi awan.
I. Manfaat Cloud Computing
1. Semua Data
Tersimpan di Server Secara Terpusat
Pengguna dapat menyimpan data secara terpusat di satu server berdasarkan layanan yang disediakan oleh penyedia layanan Cloud Computing itu sendiri. Selain itu, pengguna juga tak perlu repot repot lagi menyediakan infrastruktur seperti data center, media penyimpanan/storage dll karena semua telah tersedia secara virtual.
Pengguna dapat menyimpan data secara terpusat di satu server berdasarkan layanan yang disediakan oleh penyedia layanan Cloud Computing itu sendiri. Selain itu, pengguna juga tak perlu repot repot lagi menyediakan infrastruktur seperti data center, media penyimpanan/storage dll karena semua telah tersedia secara virtual.
2. Keamanan
Data
Keamanan data pengguna dapat disimpan dengan aman lewat server yang disediakan oleh penyedia layanan Cloud Computing seperti jaminan platform teknologi, jaminan ISO, data pribadi, dll.
Keamanan data pengguna dapat disimpan dengan aman lewat server yang disediakan oleh penyedia layanan Cloud Computing seperti jaminan platform teknologi, jaminan ISO, data pribadi, dll.
3. Fleksibilitas
dan Skalabilitas yang Tinggi
Teknologi Cloud menawarkan fleksibilitas dengan kemudahan data akses, kapan dan dimanapun kita berada dengan catatan bahwa pengguna (user) terkoneksi dengan internet. Selain itu, pengguna dapat dengan mudah meningkatkan atau mengurangi kapasitas penyimpanan data tanpa perlu membeli peralatan tambahan seperti hardisk. Bahkan salah satu praktisi IT kenamaan dunia, mendiang Steve Jobs mengatakan bahwa membeli memori fisik untuk menyimpan data seperti hardisk merupakan hal yang percuma jika kita dapat menyimpan nya secara virtual/melalui internet.
Teknologi Cloud menawarkan fleksibilitas dengan kemudahan data akses, kapan dan dimanapun kita berada dengan catatan bahwa pengguna (user) terkoneksi dengan internet. Selain itu, pengguna dapat dengan mudah meningkatkan atau mengurangi kapasitas penyimpanan data tanpa perlu membeli peralatan tambahan seperti hardisk. Bahkan salah satu praktisi IT kenamaan dunia, mendiang Steve Jobs mengatakan bahwa membeli memori fisik untuk menyimpan data seperti hardisk merupakan hal yang percuma jika kita dapat menyimpan nya secara virtual/melalui internet.
4. Aksesibilitas
Kita bisa mengakses data kapanpun dan dimanapun kita berada, asal kita terkoneksi dengan internet, sehingga memudahkan kita mengakses data disaat yang penting.
Kita bisa mengakses data kapanpun dan dimanapun kita berada, asal kita terkoneksi dengan internet, sehingga memudahkan kita mengakses data disaat yang penting.
5. Kreasi
Para user bisa melakukan/mengembangkan kreasi atau project mereka tanpa harus mengirimkan project mereka secara langsung ke perusahaan, tapi user bisa mengirimkan nya lewat penyedia layanan cloud computing.
Para user bisa melakukan/mengembangkan kreasi atau project mereka tanpa harus mengirimkan project mereka secara langsung ke perusahaan, tapi user bisa mengirimkan nya lewat penyedia layanan cloud computing.
6. Kecemasan
Ketika terjadi bencana alam data milik kita tersimpan aman di cloud meskipun hardisk atau gadget kita rusak.
Ketika terjadi bencana alam data milik kita tersimpan aman di cloud meskipun hardisk atau gadget kita rusak.
7. Investasi
Jangka Panjang
Penghematan biaya akan pembelian inventaris seperti infrastruktur, hardisk, dll akan berkurang dikarenakan pengguna akan dikenakan biaya kompensasi rutin per bulan sesuai dengan paket layanan yang telah disepakati dengan penyedia layanan Cloud Computing. Biaya royalti atas lisensi software juga bisa dikurangi karena semua telah dijalankan lewat komputasi berbasis Cloud.
J. Kelebihan dan Kekurangan Cloud Computing
Kelebihan
Penghematan biaya akan pembelian inventaris seperti infrastruktur, hardisk, dll akan berkurang dikarenakan pengguna akan dikenakan biaya kompensasi rutin per bulan sesuai dengan paket layanan yang telah disepakati dengan penyedia layanan Cloud Computing. Biaya royalti atas lisensi software juga bisa dikurangi karena semua telah dijalankan lewat komputasi berbasis Cloud.
J. Kelebihan dan Kekurangan Cloud Computing
Kelebihan
1. Reduced Cost
Penggunaan teknologi
cloud menghemat biaya dan lebih efisien dikarenakan
menggunakan anggaran yang
rendah untuk sumber daya dari sebuah organisasi dan juga Cloud Computing membantu
dalam menekan biaya operasi yang dikeluarkan oleh sebuah organisasidalam rangka
meningkatkan reability dan kritikan sistem yang dibangun.
2. Increased Storage
Sebuah Organisasi yang menggunakan Teknologi Cloud Computing dapat menyimpan data lebih banyak dibandingkan pada private computer.
Sebuah Organisasi yang menggunakan Teknologi Cloud Computing dapat menyimpan data lebih banyak dibandingkan pada private computer.
3. Highly Automated
Seorang developer tidak perlu khawatir terhadap software agar tetap up to date.
Seorang developer tidak perlu khawatir terhadap software agar tetap up to date.
4. Flexibility
Cloud computing menawarkan lebih banyak lagi flexsibilitas dari metode computing yang lama dan dengan mudah dapat berorientasi pada profit dan perkembangan yang cepat berubah.
Cloud computing menawarkan lebih banyak lagi flexsibilitas dari metode computing yang lama dan dengan mudah dapat berorientasi pada profit dan perkembangan yang cepat berubah.
5. More Mobility
Organisasi yang mempunyai pegawai/pengguna dapat mengakses informasi dimanapun mereka berada. Cloud dapat membuat manajemen dan operasional lebih gampang karena sistem pribadi atau organisasi yang terkoneksi dalam satu cloud sehingga dapat dengan mudah untuk memonitor dan mengaturnya.
Organisasi yang mempunyai pegawai/pengguna dapat mengakses informasi dimanapun mereka berada. Cloud dapat membuat manajemen dan operasional lebih gampang karena sistem pribadi atau organisasi yang terkoneksi dalam satu cloud sehingga dapat dengan mudah untuk memonitor dan mengaturnya.
6. Allows IT to Shift Focus
Sebuah organisasi tidak perlu lagi mengkhawatirkan server yang harus di update dan isucomputing lainnya.
Kelemahan
Sebuah organisasi tidak perlu lagi mengkhawatirkan server yang harus di update dan isucomputing lainnya.
Kelemahan
1. Memerlukan koneksi internet yang konstan.
Jika tidak memiliki
koneksi internet maka mustahil bagi Anda yang ingin menggunkan sistem tersebut.
2. Tidak dapat bekerja dengan koneksi internet yang lambat.
Sebuah koneksi internet
yana lambat seperti layanan dial-up, dapat membuat cloud computing menjadi
kurang bagus dan hampir mustahil untuk dilakukan. Applikasi webbase memerlukan
banyak bandwith untuk menjalankannya. Jika memiliki bandwith yang kecil akan
sangat lama sekali bagi Anda untuk mengganti sebuah halaman situs kehalaman
yang lainnya.
3. Dapat melambat.
Bahkan walaupun telah
menggunakan koneksi internet yang cepat sekalipun applikasi berbasis web kadang
bisa menjadi lambat untuk di akses, sama saja seperti aplikasi lain yang Anda
gunakan pada komputer, karena proses pengiriman informasi sebuah program dari
interface ke pusat apalagi di lakukannya di cloud bisa saja mendapatkan
beberapa gangguan.
4. Privacy.
Data yang dimasukkan ke
provider mungkin bisa terbaca oleh perusahaan lain tanpa sepengetahuan kita.
5. Data Ownership.
Adanya kemungkinan
hilangnya kepimilikan data yang kita masukkan ke provider.K. Contoh Cloud Komputing
Google Drive
Layanan penyimpanan online yang dimiliki google. Google Drive diluncurkan pada tanggal 24 April 2012. Sebenarnya Google Drive merupakan pengembangan dari google docs. Google Drive memberikan kapasitas penyimpanan sebesar 5GB kepada setiap penggunanya. Kapasitas tersebut dapat ditambahkan dengan melakukan pembayaran atau pembelian Storage. Penyimpanan file di Google Drive dapat memudahkan pemilik file dapat mengakses file tersebut kapanpun dan dimanapun dengan menggunakan komputer dekstop,laptop,komputer tablet ataupun smartphone.
Windows Azure
Windows azure adalah sistem operasi yang berbasis komputasi awan, dibuat oleh microsoft untuk mengembangkan dan mengatur aplikasi serta melayani sebuah jaringan global dari Microsoft Data Centers. Windows Azure yang mendukung berbagai macam bahasa dan alat pemograman. Sistem operasi ini dirilis pada 1 Februari 2010.
DEWI SARTIKA NADEAK
C1C013006
AKUNTANSI A


